Triawan Munaf Salah Satu Tokoh Yang Mengupload Video Kontrovertsi

Info Promo Dan Bonus Kami :
1. Bonus Cashback 10%
2. Bonus Rollingan 0,7%
3. Bonus Referensi 5%
4. Deposit Hanya 50 Ribu
Klaim Bonus Anda Dengan Cara Klik Disini

Triawan Munaf Salah Satu Tokoh Yang Mengupload Video Kontrovertsi  – Video HUT ke-74 RI vs pelelangan (open bidding) yg diangkat beberapa tokoh di social media mengakibatkan pro kontra. Salah satunya tokoh yg mengupload video itu merupakan Kepala Tubuh Ekonomi Kreatif (Bekraf) , Triawan Munaf, yg setelah itu berikan klarifikasi.

Dibawah ini isi video HUT RI yg disebut :

Silahkan Bapak-Ibu, penawaran perpecahan mulai di atas 1945.
Lelang mulai. Oke, penawar pertama.
1948 kita miliki PKI. Ada ? Ada ?
Yak tambah naik 1950 ada Republik Maluku Selatan. Ada yg tambah tinggi?
Yak 1953 di ajukan DII/TII.
Oke 1957 ada Permesta.
1958. 1958. Ada yg berani di 1958? Yak 1958 oleh PRRI.
Oke, PKI kembali di 1965. Ada ?
Yak Pergerakan Aceh Merdeka berani di 1976. Ada yg lebih dari Pergerakan Aceh Merdeka?
1982. Yak, Organisasi Papua Merdeka menawar pemberontakan di 1982. Ada yg dapat lebih?
Oke. 1984 oleh kegaduhan Tanjung Priok.
Yak disana 1998 kegaduhan Mei.
Yak tembus angka 2000. Ada 2019 ketegangan Pemilu.
Ada ? Ada ?
Serta sampai saat ini terdapat banyak yg mengharapkan dapat merusak negeri ini. Namun mudah-mudahan harga kita buat Indonesia yg satu tak akan sempat dapat ditawar.

Sebelum Membaca Lebih Lanjut, Silahkan Hubungi Kontak Yang Kami Sediakan Untuk Dapatkan Bonus Terbaik Dari Kami

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Video ini ramai dikupas di social media dan mengakibatkan saran pro serta kontra. Triawan Munaf mengaku pernah mengupload video itu. Menurut Triawan, video itu bukan bikinannya.

” Itu bukan miliki saya, itu saya diperintah oleh kawan buat unggah itu, saya unggah, lantaran message-nya bagus, kalau ada kemampuan perpecahan di tiap-tiap even. Jadi bukan menuding satu even siapa yg salah, bukan, ” kata Triawan di Istana olahraga Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (18/8/2019) .

Menurut dia, pesan dari video ‘open bidding’ itu merupakan penduduk Indonesia musti hidup damai biar kesatuan serta persatuan tak pecah. Tak ada tekad menuding siapa melalui video itu.

” Itu tak menuding siapa. Jadi kita musti hidup damai, musti hidup apa namanya gak bisa ribut-ribut biar, kesatuan kita tak terkoyak-koyak, itu saja, kalau Indonesia udah lewat pelbagai, tak menuding siapa. Di video itu tidak juga menuding siapa siapa kan, ” kata Triawan.

Triawan mengemukakan video itu tak dibuat oleh Bekraf. ” Dari Pak Wahyu, ” kata Triawan.

Di account Twitter-nya, Triawan juga pernah mengklarifikasi berkenaan video itu. ” Terima kasih atas usul serta masukannya. Butuh saya klarifikasi kalau video itu bukan hasil atau dibiayai oleh @bekrafID, saya memforward video kreasi @wahyukentjana Meminta maaf sedalam-dalamnya seandainya dirasakan conten video forward saya tsb tak tepat, ” demikian cuitan Triawan.

You might also like