Diguyur Hujan Lebat, Ruas Jalan di Kelurahan Pasir Putih Depok Amblas

Info Promo Dan Bonus Kami :
1. Bonus Cashback 10%
2. Bonus Rollingan 0,7%
3. Bonus Referensi 5%
4. Deposit Hanya 50 Ribu
Klaim Bonus Anda Dengan Cara Klik Disini

Diguyur Hujan Lebat, Ruas Jalan di Kelurahan Pasir Putih Depok Amblas – Ruas jalan di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Depok, ambles. Jalan itu ambles sesudah diguyur hujan lebat beberapa waktu akhir-akhir ini.

“Peristiwanya tempo hari, beres (setelah) hujan lebat. Itu kan telah retak, mungkin sebab banyak mobil project melalui, ya memang disana ada project. Jika tidak melalui situ, melalui manakah ,” kata Ketua RT 001 RW 03 Didit Syamsudin (52) di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Depok, Senin (8/4/2019).

Didit mengutarakan jalan itu sebenarnya telah retak serta miring semenjak 1,5 bulan kemarin. Jalan itu adalah akses penghubung Kelurahan Bedahan dengan Kelurahan Pasir Putih.

Sebelum Membaca Lebih Lanjut, Silahkan Hubungi Kontak Yang Kami Sediakan Untuk Dapatkan Bonus Terbaik Dari Kami

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

“Itu penghubung Kelurahan Bedahan sama Kelurahan Pasir Putih. Kelak saya ingin ke rumah LPM (Instansi Pemberdayaan Penduduk) sich sebenarnya. Utamanya, ya bagaimana harusnya pada Kelurahan Pasir Putih serta Bedahan agar ada jalan singkat diantara dua kelurahan itu,” tuturnya.

Jalan itu ambles sesudah hujan lebat pada Minggu (7/4). Air kali yang berada di dekat jembatan kecil lalu meluap serta mengikis jalan sampai pada akhirnya beberapa jalan ambles.

Jalan itu sampai kini jadi akses penting masyarakat Pasir Putih. Ada jalan lainnya, tapi tidaklah terlalu lebar.

“Sebenarnya sich dapat (dilewati mobil) hanya cukup ngeri. Jadi takutnya jika dipaksakan, kebalik mobilnya,” katanya.

Tidak hanya hujan lebat, Didit menyangka jalan itu ambles sebab seringkali dilintasi truk project.

“Ya sebabnya, yang pertama, jika kita perhatiin itu kan ada project, mungkin ada beberapa barang berat sering seperti batu-pasir semua jenis. Jadi kan tanah juga semakin lama akan ambles,” tuturnya.

Turap di kali itu pula jebol, hingga air meluap serta mengikis jalan sampai ambles.

“Dahulu kan dipasang batu, diterjang air, selalu kebawa. Jadi tinggal tanahnya saja. Dahulu di jembatan itu dibikin turapnya, buat ngalingin airlah minimum batu kali itu,” katanya.

Sampai sore barusan, jalan itu belum diperbaiki. Didit mengharap pemerintah melakukan perbaikan jalan itu.

You might also like