Home / Berita Umum / 1 Jenazah dari 10 yang Hilang di Pacitan Ditemukan Warga Tersangkut di Pantai Pancer

1 Jenazah dari 10 yang Hilang di Pacitan Ditemukan Warga Tersangkut di Pantai Pancer

Info Promo Dan Bonus Kami :
1. Bonus Cashback 10%
2. Bonus Rollingan 0,7%
3. Bonus Referensi 5%
4. Deposit Hanya 50 Ribu
Klaim Bonus Anda Dengan Cara Klik Disini

1 Jenazah dari 10 yang Hilang di Pacitan Ditemukan Warga Tersangkut di Pantai Pancer – Gak cuma makhluk hidup, jenazah juga turut berubah menjadi korban banjir yang menyerang.menimpa Pacitan pada Kamis (7/3/2019) . Minimal 10 jasad yang terkubur di komplek pemakaman umum Desa Mentoro dilaporkan hilang gara-gara tergerus saluran sungai Grindulu.

” Ada kabar dari masyarakat serta feature desa, lebih kurang ada 10 makam yang hilang, ” jelas Suroso, Sekretaris Desa Mentoro terhadap wartawan, Jumat (8/3/2019) .

Dari 10 jasad hilang, disangka satu diantaranya diketemukan masyarakat terangkut di Pantai Pancer. Penemuan jasad terbungkus kain kafan itu langsung dilaporkan ke mapolsek ditempat. Sekarang jenazah yang belum pula didapati identitasnya tetap ada di kamar mayat RSUD dr Darsono.

Sebelum Membaca Lebih Lanjut, Silahkan Hubungi Kontak Yang Kami Sediakan Untuk Dapatkan Bonus Terbaik Dari Kami

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Kapolsek Kota Pacitan AKP Kusnan membetulkan penemuan itu. Selesai mendapatkan laporan, dianya bersama-sama deretan langsung ke arah tempat. Sesudah itu, proses evakuasi sertakan Team Reaksi Cepat (TRC) Tubuh Penanggulangan Tragedi Daerah (BPBD) ditempat.

” Waktu diketemukan kondisinya (jenazah) telah rusak. Terus kita evakuasi ke kamar jenazah RSUD untuk kita mintakan visum, ” kata AKP Kusnan di muka kamar jenazah RSUD dr Darsono, Jl DI Pandjaitan.

Proses identifikasi juga diyakinkan gak ringan. Karenanya jenazah telah dalam keadaan tak utuh. Namun, kapolsek mengira jenazah itu memang datang dari makam Desa Mentoro. Ini berdasar pada laporan masyarakat berkaitan hilangnya beberapa makam gara-gara tergerus saluran sungai.

” Pendapat sesaat menurut kabar dari orang itu memang benar ada makam yang tergerus air saat banjir. Jadi disangka jenazah datang dari makam itu, ” tambah Kusnan.

Apabila selanjutnya jati diri jenazah sukses didapati atau apabila ada kerabat yang mengaku, pihaknya akan menyerahkan terhadap keluarga. Apabila tak, aparat kepolisian akan bekerjasama dengan Dinas Sosial. Hal demikian berkaitan proses pemakaman kembali.